Pendam Minta Dukungan Media Massa

Saat ini perkembangan informasi yang pesat dan maraknya pemberitaan hoax membuat tugas Penerangan kKodam (Pendam) semakin berat.

Kepala Penerangan Kodam XVIII Kasuari, Kolonel Eddy W, Sabtu (13/1) mengatakan, pesatnya perkembangan informasi karena modernisasi teknologi itu membuat tugas Pendam semakin berat. Sehingga, dia mengharapkan dukungan media di Manokwari untuk membantu menyebarkan informasi dengan baik.

Kehadiran Pendam, kata Eddy, sudah ada sejak era kemerdekaan, begitupun saat pembentukan TNI, 5 Oktober 1945. Kala itu, Pendam mulai terorganisir, termasuk perjuangan setelah kemerdekaan dan saat pindahnya ibukota Negara ke Jogjakarta.

Pada 13 Januari 1951 dibentuklah Penerangan AD yang terorganisir dan menjadi bagian dari jabatan satuan umum AD yang hingga saat ini bernama, Dinas Penerangan AD, dengan jabatan tertinggi Brigjen.

Begitupun dengan bergulirnya tugas dan tanggung jawab Penerangan AD sebagai agen informasi AD.

“Ada tiga tugas Pendam, mulai dari mencari, menyampaikan dan mengelola informasi,” ujarnya.(njo)