Bawaslu: Jangan Loloskan Karena Kekerabatan, Panwas Distrik se PB Harus Berkualitas

Salah satu Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Barat, Ibnu Mas’ud, S.Sos, pagi tadi tiba di Kaimana. Ada dua hal yang menjadi agendanya saat berada di Kaimana, yakni memantau pelaksanaan tes tertulis yang diselenggarakan Panwaslu Kabupaten Kaimana untuk penerimaan Panwas Distrik, sekaligus melakukan supervisi terhadap tahapan pendaftaran dokumen persyaratan keanggotaan Partai Politik di KPUD Kaimana.

Kepada papuakini.co Jumat (13/10) mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Kaimana tahun 2011 hingga 2016 itu menyatakan, tes tertulis terhadap penerimaan Panwas Distrik dilakukan serentak diseluruh Papua Barat termasuk Kaimana.

Diharapkan, melalui tes tertulis hari ini dan tes wawancara yang akan datang harus bisa menghasilkan orang yang benar-benar berkualitas untuk menjadi Panwas Distrik di
setiap Kabupaten/kota.

“Sesuai arahan Bawaslu RI, konteks penerimaan kali ini adalah kita cari yang berkualitas. Untuk itu jangan meloloskan orang karena hubungan kekerabatan baik teman maupun keluarga. Tetapi yang lolos adalah mereka yang benar-benar berkualitas. Saya sangat yakin masih banyak anak-anak di Kaimana dan daerah lain yang berkualitas,” tegasnya.

Ibnu juga yakin, dengan model seleksi yang seperti ini akan memberikan pembelajaran yang baik terhadap generasi muda Papua Barat ke depan.
“Ada tiga hal yang ingin saya titipkan kepada mereka yang nantinya terpilih sebagai Panwas Distrik di seluruh Papua Barat, yaitu menjalankan amanah ini dengan baik, memahami tugas dan wewenang sebagai pengawas Pemilu, serta pandai-pandai menjaga etika penyelenggara pemilu,” paparnya

Komisioner Bawaslu yang membawahi Kabupaten Kaimana, Fakfak, Pegaf dan Teluk Bintuni ini juga berharap ada kerjasama baik antara KPUD dan Panwaslu se kabupaten/kota di Papua Barat dalam setiap tahapan.(cpk3/dixie)