Dekranasda PB Akan Masukkan Kerajinan Jadi Muatan Lokal Pendidikan SD-SMA

Kerajinan batik dan unggulan khas Papua Barat akan menjadi salah satu muatan lokal nanti dalam pendidikan di SD, SMP, SMA/SMK di Papua Barat.

Ini diungkapkan Ny. Lani Lakotani-Lasainggi di sela Rakernas dan Pameran Kriyanusa Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas 2017 di Hall A dan B Jakarta Convention Center, Rabu (27/9).

 

Istri Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani itu menegaskan, selain itu, pemantauan dan evaluasi perajin dan produk kerajinan, serta pembentukan kelembagaan kelompok juga akan dilakukan pengembangan kerajinan unggulan melalui fasilitasi secara gratis, berupa kegiatan rumah inovasi dengan sasaran masyarakat luas, pelajar dan ibu rumah tangga.

“Tentu juga harus ada peningkatan kompetensi SDM, produk kerajinan melalui pelatihan, workshop, magang, pendampingan, penumbuhan wirausaha baru, mengadakan lomba desain, lomba industri kreatif,” tutur Ny Lani yang mewakili istri Gubernur Papua Barat dalam kegiatan yang juga dihadiri Presiden joko Widodo tersebut.

I

Ny Lani menegaskan Rakernas Dekranas ini menjadi bagian yang sangat penting bagi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Papua Barat, untuk mengambil manfaat dari paparan masing-masing Ketua Dekranasda seluruh Indonesia dalam rakernas.

Ny Lani juga berharap Rakernas dan pameran ini akan memberikan manfaat pada seluruh kabupaten/kota sehingga berdampak positif bagi perkembangan masyarakat dan Dekranasda.

Papua Barat dalam pameran itu memamerkan produk kerajinan serta membawa empat pengrajin lokal.(mcl)