Gubernur Tinjau Jalan Trans Papua Barat

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, bersama Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau, saat meninjau Trans Papua Barat di Kaimana, Selasa (19/9).

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, memantau pembangunan ruas jalan Trans Papua Barat menuju Kabupaten Fak Fak, di Kampung Tangaroma, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Selasa (19/9).

Ikut serta dalam rombongan, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, dan sejumlah pejabat Pemprov Papua Barat serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaimana, Dr. Ir. Nicolaas E. Kuahatty, M.Ec, Dev.

Gubernur pembangunan ruas jalan Trans Papua Barat yang menghubungkan satu kabupaten ke kabupaten yang lainnya harus segera terhubung, sehingga memacu pertumbuhan pembangunan ekonomi daerah.

Gubernur juga mengatakan akan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, terkait anggaran APBN 2017 sebesar Rp21,7 milyar untuk pembangunan jalan itu.

“Harus segera kita usulkan, agar akses jalan seperti Kaimana ke Kabupaten Fakfak, Kaimana ke Kabupaten Nabire bisa cepat terealisasi. Ini sesuai program Nawacita Presiden Jokowi,” tegasnya.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mendukung penuh upaya Pemprov itu.

“Bagi TNI pembangunan ruas jalan itu penting. Karena, selain memberikan kemudahan akses masyarakat agar dapat meningkatkan ekonomi mereka, juga untuk kepentingan keamanan wilayah,” tuturnya. Pangdam juga mengatakan Papua Barat masih sangat aman dibandingkan dengan Provinsi Papua.

Kadis PUPR Kaimana, Nikolaas, menambahkan bahwa pembangunan ruas jalan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, berada di beberapa titik yang menjadi prioritas pertumbuhan ekonomi.

“Kalau bisa, untuk mempercepat pembangunan ruas jalan di Kabupaten Kaimana, Pemerintah Provinsi bisa menyediakan alokasi anggaran bagi kabupaten/kota yang sudah berupaya untuk menyambungkan ruas jalan trans Papua Barat dengan jalan yang sudah dibangun Pemda Kaimana. Kalau bisa dananya, dialokasikan 50:50 persen,” tuturnya.(cpk1/dixie)