Pajak Besar, Kok Gelap?

Yustinus Meidodga, Sekretaris Komisi B Dekab Manokwari
Yustinus Meidodga, Sekretaris Komisi B Dekab Manokwari

2017 Target PPJ 2,453 Miliar

Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Manokwari angkanya cukup gemilang. Tapi itu tidak tergambar di kenyataan sehari-hari, karena masih banyak ruas jalan di Manokwari yang gelap.

“Angkanya besar, tapi kok masih banyak (ruas jalan) yang gelap?” tanya Yustinus Meidodga, Sekretaris Komisi B Dewan Kabupaten (Dekab/DPRD) Manokwari.

Pria yang komisinya membidangi ekonomi dan keuangan itu menduga pegalokasian dana dari PPJ itu belum dikelola optimal untuk penerangan jalan umum. “Harus diakui, karena gelap, di beberapa tempat ada kesan seperti kota mati,” tuturnya.

Dia mengingatkan tak adanya penerangan jalan bisa turut memicu terjadinya aksi kriminalitas, karena ada kesempatan.

Untuk itu, dia berharap ke depannya pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, bisa lebih banyak mengalokasikan dana, termasuk pendapatan dari PPJ, untuk membuat semua kota terang benderang. “Dengan begitu masyarakat bisa merasakan PPJ yang mereka bayar itu,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelunya, PLN Area Manokwari menyatakan PPJ hanya numpang lewat di instansi itu. PLN selalu menyetorkan PPJ itu masing-masing rekening pemerintah daerah. Untuk Manokwari, pada November dan Desember 2016 lalu PPJ mencapai ratusan juta.

“Tahun ini DPRD menargetkan perolehan PPJ sebesar Rp.2.453.437.000 melalui Dinas Pendapatan Daerah,” ungkapnya.

Disinggung soal dana yang diposkan ke pihak terkait yang menangani pemasangan lampu-lampu jalan, dia mengatakan hal itu sebaiknya ditanyakan langsung ke dinas terkait atau PLN.(pk2/dixie)