Pangdam XVIII/Kasuari Menyerah di Gunung Botak

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau dikalungi noken tanda ucapan selamat datang di Pantai Rowor.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mengaku kalah di tanjakan Gunung Botak, Teluk Wondama. Itu adalah tanjakan tertinggi dalam Rally Sepeda Wisata Surga Kenangan dengan rute Wasior-Rowor sejauh 25 km.

“Saya kalah di Gunung Botak,” kata Pangdam, saat beristirahat di puncak Gunung Botak, Sabtu (8/4) lalu.

Pangdam menyatakan rute sepeda di Wondama kali ini sangat ekstrim. “Terima kasih panitia yang telah mengundang saya. Iven surga kenangan ini luar biasa. Wondama banyak keindahan yang pantas dikagumi. Saya senang mengayuh sepeda di sini,” tuturnya, lalu berharap iven seperti ini hendaknya digelar rutin tahunan.

Rally Sepeda Wisata Surga Kenangan yang digelar Komiunitas Sobata Wondama, ini diikuti 190 peserta. Selain dari Kodam XVIII/Kasuari, peserta juga berasal dari Polda Papua Barat dan Club Prafi Nabire dan Sorong.

Banyaknya potensi wisata itu juga dikatakan seorang peserta lainnya, Bintoro. “Banyak keindahan alam yang belum diketahui. Banyak hal yang saya lihat dan rasakan. Banyak sungai mengalir tenang. Airnya sejuk. Burung Kakaktua dan Mambruk masih terdengar dekat suaranya,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Teluk Wondama, Ir. Bernadus A Imburi, dalam sambutannya menyatakan Wondama menyimpan kenangan budaya yang tak kunjung hilang, alam yang luas dan potensi religius yang tidak kalah dengan Mansinam, dan potensi alam laut dan hutan yang tak jauh berbeda dengan Raja Ampat.¬† “Di Yende, misalnya, ada Alkitab Tua,” kata Bupati.

Guna membangkitkan surga yang hanya dikenang ini, Bupati meminta masyarakat Wondama, khususnya di Teluk Duari yang memiliki wilayah wisata ini, agar terbuka terhadap pembangunan.

“Pemerintah pusaat akan memberikan bantuan ke kita untuk pengembangan pariwisata, asal lahan kita jangan dipermasalahkan. Jangan minta harga tanah mahal yang jauh dari nilai sebenarnya,” ingat Bupati.

Bupati menegaskan tidak ada pemerintah yang merencanakan hal yang tidak baik bagi rakyatnya. Pemerintah akan selalu berpikir yang baik untuk rakyatnya.

“Sebagai Bupati, saya minta Bapak¬† Pangdam dapat memperhatikan siswa-siswi dari Wondama dalam mengikuti tes TNI,” tandas Imburi.(asa)