Tidak jelasnya pembayaran gaji membuat guru bantu PAUD Baugenville malas mengajar.

“Gaji tidak jelas. Tidak jalan baik. Makanya bunda pengajar malas mengabdi,” ujar salah satu tenaga bantu pendidik PAUD Baugenville di Kampung Ayambori, Ardila Mandacan, di kediamannya.

Menurutnya, kadang mereka menerima Rp650-700 ribu per bulan. Ada 20 anak didik di PAUD itu, tapi hanya 15 yang aktif.

“Guru pengajar hanya dua orang. Tapi mereka sudah berhenti. Jadi PAUD Baugenville sudah tak aktif sejak Januari,” tuturnya.

Anike Kawab

Pernyataan ini ditepis penanggung jawab PAUD Baugenville, Anike Kawab. Gaji kami bayar jelas. Tidak ada kendala. Setiap bulan gajinya jalan,” ujar Anike yang juga Ketua Himpunan Wanita Karya Papua Barat itu.

Meski begitu, dia mengakui ada kepincangan di PAUD Baugenville karena masalah teknis.
“Yang jadi guru PAUD di sini ada tugas pokok baru. Ardila Mandacan kini honorer di Pemprov, sedangkan Blandina jadi honorer di Pemkab Manokwari,” jelasnya.(cpk2/dixie)

Click here to preview your posts with PRO themes ››