Belanda Bantu Bentuk Siskamling di Amban

Pengurus terpilih

Forum Kemitraan Pemolisian Masyarakat (FKPM), yang disponsori International Organisation for Migration (IOM) dari Belanda, membantu membentuk sistem keamanan lingkungan (siskamling) di Amban.

“Pembentukan Siskaling di Amban atas permintaan masyarakat. Sejak forum ini berjalan 2016 lalu, sudah enam siskamling yang kami bentuk. Mulyono, Anggori, Amban Pantai, Doansiba, Amban Raya dan Manunggal Kecil,” ucap Ketua FKPM Kelurahan Amban, Emus Wiyahwari, di sela-sela sambutannya, Selasa (21/2).

Ketua FKPM Amban, Emus Wiyahwari

“Kami bentuk siskamling karena lingkungan kami sudah tidak aman lagi. Sering terjadi pencurian motor,” ucap Jhohanes Wamaer, Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Amban, Manunggal.

Dia mengatakan melibatkan mahasiswa dalam siskamling ini, karea di wilayah itu ada beberapa asrama, seperti asrama Raja Ampat, asrama tingkat, dan Tektona.

Di sela kegiatan, Afdil, staf IOM, menyatakan, tindak lanjut pembentukan siskamling ini adalah pelatihan dan pembekalan. “Bekerjasama dengan Polsek Amban. Kami rencanakan pelatihan ini paling bergulir Maret depan,” jelasnya.

Kapolsek Amban, Marten Bakti, yang hadir dalam kegiatan itu mengajak pengurus siskamling untuk bekerjasama dengan polisi.

Hal senada disampaikan Babinsa Amban, Amban Muid. “Yang paling utama adalah keamanan. Tanpa keamanan kita tak bisa bat apa-apa. Mari sama-sama kitajaga keamanan,” ajaknya.(***)