Warga Warmare Meninggal Terseret Banjir

Naas menimpa Yan Mandacan (75). Warga Kampung Madrat, Distrik Warmare, Manokwari ini ditemukan tewas, sekira pukul 09.10 WIT, Rabu (15/2)lalu di Sungai Warmare.

Korban sebelumnya dilaporkan hanyut di sungai yang sedang meluap itu sekira pukul 16.00 WIT.

Laporan itu disampaikan Winarto.S.H, Kasi Operasi Polsek Warmare, ke Basarnas PB sekira pukul 20.50 WIT melalui telepon ke Kasubsi Operasi, Semuel Manutune,S.Sos.

Laporan itu menyebutkan naas itu terjadi saat korban bersama dua rekannya hendak pulang ke kampungnya dengan melintasi Sungai Warmare.
Korban saat itu baru selesai ibadah di Kampung Duwin.

Akses kampung Duwin menuju jalan utama Warmare harus melewati sungai yang belum ada jembatan penyeberangan. Ketinggian air sungai saat itu setinggi pinggang orang dewasa.

Saat itu korban terseret arus sungai. Dua temannya berusaha menolong, tapi gagal.

Menurut siaran pers Basarnas PB, mereka lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Warmare sekira pukul 17.30 WIT. Anggota Polsek dipimpin Plt Kapolsek Warmare lalu menyusuri kali bersama masyarakat.

Sekira pukul 21.06,tim rescue tiba di Polsek Warmare, lalu berkoordinasi dengan potensi SAR yang ada.

Tim SAR gabungan terdiri dari BASARNAS,Polsek Warmare,Koramil Warmare,RAPI dan masyarakat setempat melakukan penyisiran pada pukul 06.10 WIT Rabu(15/2)dalam kondisi hujan.

Korban berhasil ditemukan pada pukul 9.10 WIT, tersangkut di sebuah pohon.

Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka pada pukul 09.30 WIT.(***)