Asyik, Sekolah Gratis di Bursa Efek Indonesia Manokwari

Seorang broker Indo Premier Securities Manokwari sedang mengamati pergerakan saham. (Foto: BEI Manokwari)

Kesempatan emas. Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Manokwari membuka Sekolah Pasar Modal (SPM) gratis bagi masyarakat umum.

Kegiatan perdana di Papua Barat ini akan digelar pada 18 Februari dan 25 Februari 2017 mendatang, di ruangan latihan BEI Manokwari, Jl Trikora, Wosi No 86.

Kepala Kantor BEI Manokwari, M. Wira Adibrata, dalam siaran persnya mengatakan, kegiatan ini bertujuan  memberikan kesempatan pada seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya Manokwari, untuk belajar  cara berinvestasi yang benar di pasar modal.

Wira Adibrata, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Manokwari

“Kita akan belajar bersama mengenai apa itu investasi, apa manfaat dan risiko berinvestasi, dan  bagaimana mengelola keuangan yang baik,” kata Wira, Selasa (14/2).

SPM terdiri dari dua level. Level pertama akan membahas dasar-dasar pasar modal, seperti apa itu saham, reksadana, dan obligasi.

“Bagaimana langkah awal memulai berinvestasi saham dan bagaimana mekanisme transaksi saham,” tutur Wira.

Sedangkan level dua akan membahas bagaimana memilih saham unggulan, kapan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar, dan belajar membaca fundamental perusahaan dan analisa teknikal.

Syarat untuk mengikuti SPM, cukup mendaftar di kantor BEI Manokwari dengan membawa salinan KTP, salinan buku tabungan bank apa saja halaman pertama, dan uang Rp100.000 yang akan digunakan sebagai modal awal untuk berinvestasi di pasar modal.

“Fasilitas yang akan didapat oleh peserta diantaranya modul, sertifikat, rekening saham, dan makan siang,” jelas Wira.

Pendaftaran juga dapat melalui telepon di (0986) 2211600 atau langsung klik di http://sekolahpasarmodal.idx.co.id.

SPM merupakan wahana praktis untuk belajar secara teori kemudian praktek langsung terjun ke pasar membeli saham.

“Banyak masyarakat Manokwari yang sudah mengenal pasar modal, sudah sering mendengar istilah saham dan lain sebagainya, tetapi belum paham bagaimana memanfaatkannya dan bagaimana cara berinvestasinya. Nah, ini (SPM) adalah wadah yang tepat untuk belajar dan memulai investasi saham,” tandas Wira.(***)