Walikota Sorong Minta Maaf Pada Asisten II Setprov PB

Minta Waktu Bicara Tapal Batas

SAMU SIRET — Walikota Sorong Ec Lambertus Jitmau meminta maaf pada Asisten II Pemerintah Provinsi Papua Barat, Jakonias Sawaki.

“Saya minta maaf kalau ada staf yang bicara kurang pantas. Lupakan itu. Mereka adalah anak-anak kita. Bawalah yang baik-baik saja,” ujar Jitmau.

Permohonan maaf ini disampaikan saat Jitmau menyampaikan sambutan dalam serah terima laporan nota singkat pelaksanaan tugas Walikota Sorong dari Sawaki ke dirinya sebagai petahana.

Sawaki jadi Plt Walikota Sorong seiring cutinya Jitmau di luar tanggung negara dalam masa kampanyenya sebagai calon Walikota Sorong.

Selain itu, Jitmau juga memiliki pesan khusus untuk Pejabat Gubernur Papua Barat, Drs Eko Subowo MBA.

Jitmau meminta waktu khusus pada Pj Gubernur menyangkut masalah tapal batas Kota Sorong yang sampai saat ini belum juga tuntas.

“Semoga kehadiran pejabat Gubernur bisa bawa perubahan di PApua Barat,” ungkapnya, lalu mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun PB.

Subowo ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Papua Barat berdasarkan keputusan presiden pada 31 Januari 2017 lalu. Pada 1 Februari Subowo sudah ada di Manokwari.

Subowo yang juga Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dan Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan itu akan jadi pejabat Gubernur PB sampai dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur definitif Papua Barat hasil Pilkada 15 Februari 2017.(dixie)