Gubernur Minta Rawan 1 Jadi Aman 1

Ingatkan Deteksi Antisipasi Dini Diiringi Reaksi Cepat

AIMAS — Deteksi antisipasi dini dibarengi reaksi cepat merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam upaya pengamanan segala hal, termasuk Pilkada serentak di Papua Barat.


Ini dilontarkan Pejabat Gubernur Papua Barat, Drs Eko Subowo MBA, dalam Tatap Muka Anggota TNI-Polri Se-Sorong Raya Terkait Pengamanan Pilgub 2017 di Aimas Convention Center, Kabupaten Sorong.
Hal itu bisa terwujud melalui terus terjalinnya kerjasama dan koordinasi erat TNI-Polri dan lembaga lembaga terkait lainnya.
“Perintah Pak Pangdam tadi soal bertindak dulu baru laporan adalah salah satu bentuk reaksi cepat,” tutur Gubernur di hadapan ribuan prajurit itu.
Sebelumnya, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau menyatakan hal tersebut pada seluruh prajurit TNI yang hadir.
Gubernur juga menyatakan saat ini siap kalah dan siap menang masih belum terwujud. “Banyak yang masih baru siap menang, tapi tak siap kalah,” tuturnya.
Gubernur juga mengingatkan bahwa saat ini merupakan situasi tidak biasa. “Tantangan kita semua untuk menjadikan predikat Rawan I jadi Aman I” tegas gubernur.
Untuk itu perlu diwaspadai sejumlah trigger (pemicu) yang bisa menyebabkan terjadinya konflik.
“Salah satunya adalah minuman keras. Pekan-pekan ini lebih preventif cegah peredaran minuman keras,” tegasnya.
Gubernur juga meminta KPU-Bawaslu mengawasi betul kemungkinan kecurangan, karena itu juga bisa jadi trigger.
“Ketahuan masyarakat bisa picu konflik. Sedangkan baru dicurigai ada kecurangan saja sudah bisa jadi masalah, seperti di Maybrat,” pesan Gubernur, lalu menyentil soal hoax yang juga harus sangat diwaspadai.(dixie)