LPJK Dituntut Bangun Papua Barat

Pengukuhan pengurus LPJK PB, Rabu (10/1)

MANOKWARI — Pengurus Lembaga Jasa Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Papua Barat dimintakan dapat melanjutkan pengabdian dalam sektor pengembangan jasa konstruksi nasional di daerah ini.

Pesan ini disampaikan Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekprov Drs. Nathaniel Mandacan, dalam pelantikan pengurus LPJK PB, Rabu (11/1).

Gubernur menekankan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar dalam pemerataan ekononi dan pembangunan nasional. Hal ini, terkait erat dengan konstruksi serta iklim usaha yang kondusif.

“Individu yang duduk di LPJK adalah individu berkompeten dan berintegritas. Ini dibutuhkan dalam pengembangan jasa konstruksi di Papua Barat,” tegasnya.

Menurut Gubernur, target ekonomi dapat tercapai dengan adanya kerjasama semua pihak. Selain itu, lanjutnya, persaingan adalah isu kunci dan tantangan yang tidak mudah.

Sebab, tanpa daya saing, produk suatu daerah tidak bisa menembus pasar global. Karena salah satu tuntutan ekonomi adalah daya saing ekonomi.

Pengurus LPJK yang dikukuhkan adalah Melkianus Muay (ketua), Fahmi Adi Syamsi (wakil ketua 1), Indra Birawaputra (wakil ketua 2), Gusthyni Payuk (wakil ketua 3), serta 3 orang anggota.

Pengukuhan diwarnai penandatangan pakta integritas dan penyerahan SK dari pengurus lama, Raymond Talisman, kepada Melkianus Muay. (***)