“Lama Sampe, Itu Sudah,” Sisi Lain Gubernur Atururi

{"total_effects_actions":0,"total_draw_time":0,"layers_used":0,"effects_tried":0,"total_draw_actions":0,"total_editor_actions":{"border":0,"frame":0,"mask":0,"lensflare":0,"clipart":0,"square_fit":0,"text":0,"shape_mask":0,"callout":0},"effects_applied":0,"uid":"AD11376C-4B30-4E72-81A0-B880E1723E98_1481869372686","width":480,"photos_added":0,"total_effects_time":0,"tools_used":{"tilt_shift":0,"resize":1,"adjust":0,"curves":0,"motion":0,"perspective":0,"clone":0,"crop":0,"flip_rotate":0,"selection":0,"enhance":0,"free_crop":0,"shape_crop":0,"stretch":0},"source":"editor","origin":"gallery","height":359,"subsource":"done_button","total_editor_time":14,"brushes_used":0}


ADA yang berbeda dari Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi di Pulau Nusmapi, Jumat (16/12). Pria yang sehari-hari dikenal tegas itu terlihat sangat terbuka, dan bahkan beberapa kali melontarkan guyonan, dalam launching pelistrikan 33 desa di Papua Barat oleh PLN.

Ini sepertinya tak lepas dari status Pulau Nusmapi yang punya tempat tersendiri di hati purnawirawan Brigjen TNI Marinir ini.

Sebelum memberi sambutan, Bram, sapaan akrabnya, membuka dengan meminta hadirin menyahut “Itu sudah” saat dia mengatakan “Lama sampe.”

Ungkapan itu sangat tepat menggambarkan kondisi pulau Nusmapi, yang untuk pertama kalinya bisa merasakan aliran listrik dari PLN pada 16 Desember 2016, sejak Indonesa merdeka pada 17 Agustus 1945 lalu.

“Saat saya pertama jadi gubernur 10 tahun lalu, Pulau Nusmapi yang pertama saya kunjungi. Saya bawa bantuan genset untuk listrik. Tapi kemudian rusak. Pulau ini seperti dekat di mata tapi jauh di hati. Di depan Manokwari tapi baru sekarang bisa masuk listrik PLN,” tutur Bram, sapaan akrabnya.

Bram mengaku senang dan gembira listrik akhirnya bisa masuk di pulau yang dikenal juga dengan nama Pulau Lemon itu. “Satu bulan sebelum berakhir masa jabatan saya, terang dunia kini ada di pulau Nusmapi ini,” tutur Bram, yang lalu membandingkan terang listrik PLN di Pulau Nusmapi itu dengan terang Ilahi di pulau tetangganya, Pulau Mansinam.

Kegembiraan itu juga tergambar saat Gubernur berbaur bersama warga menari. Aura berseri muncul di wajahnya saat Gubernur melantai.

(Klip video Gubernur berbaur dengan warga bisa ditonton di tautan ini.)

Atas masuknya listrik PLN di 33 desa di Papua Barat itu, Gubernur, didampingi antara lain Kadis Tamben Jhon Tulus dan Karo Humas dan Protokol Yohanes Nauw, berterima kasih pada PLN yang punya program Papua Terang 2020 itu.
Gubernur memang patut bergembira di akhir masa jabatannya karena, selain mengalirnya listrik PLN di Nusmapi dan puluhan desa lainnya, Papua Barat juga akan memiliki Kodam sendiri, Kodam XVIII/Kasuari. 

Makodam itu rencananya akan diresmikan KSAD, Jenderal TNI Mulyono. KSAD dikabarkan akan tiba di Manokwari pada Minggu (18/12) lusa.(***)