Bawaslu RI Tolak Satu Usulan

Nasrullah

MANOKWARI — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) hanya menolak satu dari puluhan usulan warga Papua Barat.
Puluhan usulan itu dimasukkan para peserta Rakor Stakeholder serta Pelatihan Media Massa dan Ormas dalam Rangka Pengawasan Partisipatif Pilgub, Pilbup, Pilwako Tahun 2017 di Papua Barat, di Mansinam Beach Resort, Sabtu (17/12).
Penolakan itu adalah usulan datangnya petugas TPS ke warga yang sedang sakit untuk menyalurkan hak pilihnya di Pilkada.
Penolakan itu harsu dilakukan karena Bawaslu terikat dengan aturan. Aturan menyatakan yang bisa mendapatkan perlakuan khusus itu adalah warga yang mempunyai hak pilih yang sedang dirawat di rumah sakit.
Demikian dinyatakan komisioner Bawaslu RI, Nasrullah, dalam sambutan atas rekomendasi-rekomendasi itu, sekaligus menutup Rakor tersebut.
Nasrullah memuji para peserta kegiatan yang masih bertahan di penghujung acara. Fakta itu menunjukkan bahwa warga Papua Barat benar-benar menginginkan Pilkada demokratis.
“Ini salah satu hal yang membanggakan. Soalnya, biasanya, di daerah lain, kalau sudah penghujung acara, biasanya ruangan sudah sepi. Di Papua Barat tidak. Masih penuh ruangan,” tuturnya, disambut applause meriah peserta.
Masih terkait usulan peserta, Nasrullah menyambut baik keinginan adanya pola kerjasama antara Bawaslu dengan berbagai lembaga yang benar-benar independen, untuk membantu mengawasi jalannya Pilkada.
Nasrullah kemudian mengingatkan pentingnya pertemuan rutin Bawaslu dengan para stakeholder setidaknya sekali sepekan. “Coffee morning misalnya. Ajak semua ormas. Ajak pers. Ajak juga KPU. Bahas dan diskusikan hal-hal yang terkait pencerdasar warga pemilih,” ungkap pria yang memprediksi skor Thailand vs Indonesia di leg kedua piala AFF akan berakhir 1-1 itu.
Terkait itu, Nasrullah Bawaslu provinsi dan Panwaslu kabupaten/kota harus jadi rumah warga. “Kasarnya, mau tidur di kantor Bawaslu, silakan. Bawaslu harus berbaur. Jadikan kantor Bawaslu sebagai tempat diskusi cerdas. Media center harus segera diwujudkan,” perintahnya, lalu mengingatkan harus ada media center.(***)