Indonesia Lolos, Minggu Ada 4 Bom Bunuh Diri di 4 Negara

Densus 88

MANOKWARI — Langkah Polri yang melumpuhkan rencana aksi bom bunuh diri jaringan ISIS patut dapat pujian. Pasalnya, empat negara di dunia jadi serangan bom serupa dalam 24 jam, Sabtu (10/12) hingga Minggu (11/12) waktu setempat, atau semuanya di hari Minggu (11/12) waktu Papua Barat.

Serangan di Istanbul sepertinya menargetkan polisi anti huru-hara..

Seperti diberitakan Papua Kini sebelumnya, bom paling gres terjadi di Katedral Koptik Kairo, yang dilaporkan sudah menewaskan 27 orang. Tiga bom lainnya terjadi lebih dulu. Selain di sana, bom juga meledak di tiga negara lainnya.

Bom meledak di luar Stadion Vodafone Arena, lebih dikenal dengan nama Stadion Besiktas, Istanbul, Turki. Dua bom di sana, menurut BBC, menewaskan setidaknya 38 orang dan mencederai ratusan lainnya. Dua bom itu ditengara satu bom mobil dan satunya lagi bom bunuh diri. Belum ada pihak yang mengklaim sebagai pelaku peledakan ini.

Bom bunuh diri juga meledak di sebuah pangkalan militer Yaman di Kota Aden. Menurut Al Jazeera, dalam aksi bom bunuh diri setidaknya 40 tewas dan 30 lainnya cedera. ISIS mengklaim sebagai pelaku.

Seorang pejabat militer Yaman usai serangan bom bunuh diri di Aden.

Perkembangan terbaru menunjukkan bom bunuh diri paling anyar terjadi di Mogadishu, Somalia. Di negara itu, menurut Voice of America, setidaknya 16 orang tewas dalam aksi bom bunuh diri dengan truk, Minggu (11/12) pagi waktu Mogadishu, atau Minggu siang waktu Papua Barat. Kelompok Al Shabab mengklaim sebagai pelaku peledakan itu.

Entah berapa yang akan tewas jika rencana bom bunuh diri di Jakarta tak berhasil diantisipasi Polri.(***)