Polisi Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Pembunuhan Dua Mahasiswa Unipa

Peringatan
Keluarga besar mahasiswa Unipa dan mahasiswa Katolik di TKP pembunuhan almarhum Agustinus Aun, mahasiswa Fakuktas Teknik Listrik, dan almarhumah Natasya Sapulete, mahasiswi Fakuktas Peternakan, Sabtu (10/12). Pembunuhan sadis itu terjadi 31 Oktober 2016 lalu.

MANOKWARI — Keluarga besar mahasiswa Universitas Papua (Unipa) meminta kepolisian secepatnya mengusut tuntas pembunuhan almarhum Agustinus Aun, mahasiswa Fakuktas Teknik Listrik, dan almarhumah Natasya Sapulete, mahasiswi Fakuktas Peternakan, yang terjadi 31 Oktober 2016 lalu.

Peringatan
Keluarga besar mahasiswa Unipa dan mahasiswa Katolik di TKP pembunuhan almarhum Agustinus Aun, mahasiswa Fakuktas Teknik Listrik, dan almarhumah Natasya Sapulete, mahasiswi Fakuktas Peternakan, Sabtu (10/12). Pembunuhan sadis itu terjadi 31 Oktober 2016 lalu.

“Hari ini 40 hari kematian mereka. Kalau masa penahanan tersangka sudah diperpanjang 1 x 21 hari dari masa penahanan normal, berarti tinggal dua hari lagi masa penahanannya. Sementara, perkembangan kasusnya belum jelas. Informasinya gelar perkara saja belum,” ujar Natalis Kelanit, sekira pukul 17.17 WIT, Sabtu (10/12).

Pembina Asrama Mahasiswa Katolik St Thomas Villanova, pembina PMKRI, KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik) Unipa, dan Orang Muda Katolik (OMK) St Thomas Aquinas ini dijumpai di TKP pembunuhan sadis itu, di kawasan Amban Pantai, bersama puluhan mahasiswa Katolik lainnya di dekat Kali Pami, kawasan Amban Pantai, Kelurahan Amban, Manokwari.

Dia menegaskan keluarga besar Unipa dan Asrama Villanova tak akan lupa dengan peristiwa itu. “Bukan karena almarhum dan almarhumah adalah mahasiswa Unipa atau beragama Katolik, tapi karena peristiwa itu adalah penegakan nilai kemanusiaan universal. Bertepatan hari ini Hari HAM Sedunia. Kalau tak cepat tuntas, saya akan turun langsung” tuturnya.

Hal senada dikatakan Ketua Asrama St Thomas Villanova, Pilatus Lagoan. “Kami minta polisi benar-benar serius menangani kasus ini,” tegasnya, didampingi Ketua OMK St Thomas Aquinas Dionesia Tokan, dan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manokwari, Yuliana Mate.

Sebelumnya, mereka menggelar ibadah kecil di TKP dengan memasang lilin di sekitar TKP, jalan masuk TKP, dan jalan umum menuju TKP. Di ibadah itu mereka menyanyikan lagu Persembahanku, disusul doa masing-masing.(***)