Hujan Salju Disusul Banjir, 7 Tewas di Arab Saudi

Salju
Salju yang turun di beberapa daerah di Arab Saudi akhir November 2016
Salju
Salju yang turun di beberapa daerah di Arab Saudi akhir November 2016

JEDDAH — Hujan salju di akhir November di beberapa daerah sebelah Utara di Arab Saudi berbuntut petaka. Turunnya salju itu mulanya disambut ceria sejumlah warga Saudi. Mereka membuat orang-orangan salju dan berseluncur di jalan yang tertutup salju.

Banjir Riyadh
Seorang pria memotret mobil yang terendam banjir di sebuah underpass di Riyadh.

Kegembiraan itu berganti kesedihan kala hujan deras yang turun belakangan beberapa hari terakhir ini menghasilkan petaka. Situs Al Arabiya melaporkan setidaknya 7 orang tewas sampai 30 November malam. (Waktu Arab Saudi lebih lambat 6 jam dari Papua Barat, red)
Menurut situs Saud Gazette ketujuh orang tewas itu adalah tiga pemuda Saudi di Bisha, dua lainnya di Baha, dan dua warga asing yang tersambar petir di Qunfurdah, provinsi Mekah.
Banjir bandang juga dilaporkan merusak sejumlah rumah, membuat jalan tak bisa dilalui, dan menjungkirbalikkan mobil. Hujan deras pasca hujan salju dalam beberapa hari belakanga itu mengungkapkan buruknya sistem drainase di sejumlah bagian negara ini.
Setidaknya 132 orang ditolong karena terjebak dalam mobil yang terendam banjir. 104 di antaranya terjadi di Riyadh, 21 di Provinsi Timur, tiga di Jazan, dan masing-masing dua di Mekah dan Tabuk.
Sebelumnya, medio Janari 2016 lalu salju untuk pertama kalinya dalam 85 tahun terakhir kembali turun di kawasan antara Mekah dan Madina.(***)