Adik Perempuan Fidel Castro Tak Mau Hadiri Pemakaman

Juanita bersama kakaknya, Fidel dan Raul Castro
juanita-castro
TAK HADIR: Juanita Castro dalam sebuah acara medio 2009 lalu. Tinggal di pengasingan di Amerika Serikat sejak 1965 lalu, dia menyatakan tak akan menghadiri pemakaman kakaknya di Kuba.

MIAMI — Juanita Castro mengatakan dia tak akan menghadiri pemakaman kakaknya, Fidel Castro. Juanita adalah satu dari empat adik perempuan diktator Kuba itu. Juanita tinggal di AS sejak 1965 lalu.
Saat Fidel meninggal akhir pekan lalu, dia mengatakan hal itu membuka kembali luka lama masa lalu. Dia menegaskan tak pernah kembali ke pulau itu, dan dia tak pergi ke sana walau Fidel meninggal. “Aku tak mengubah pendirianku, walau aku harus membayar mahal atas derita dan pengasingan selama ini,” tegasnya.
Selama puluhan tahunan, banyak orang Kuba di pengasingan yang tak pernah lupa, dan tak pernah memaafkan nama keluarganya, Castro Ruz.
Juanita dikenal mendukung upaya para kakak laki-lakinya untuk menumbangkan rejim Fulgencio Batista. Tapi, menurut Associated Press seperti dilansir Local 10, ketika mereka memaksa memberikan perkebunan ayahnya, keluarga mereka pun pecah.
Ibunya, Lina Ruz Gonzalez, meninggal pada 1963 lalu. Saat masih bekerja dengan dengan intelijen AS, Juanita ingat Fidel menyebut ibu mereka sebagai “cacing kontra revolusi” setelah ibunya menjual sejumlah ternak keluarganya.
Setelah bertemu dengan adik perempuannya, Enma di Mexico medio 1964, dia menyebutkan kakaknya mengubah Kuba menjadi “penjara raksasa dikelilingi air.”(***)